Bascom AVR 2.0.7.8 hadir sebagai hadiah natal & tahun baru


Hi semua,

Sudah taukah kalian bahwa Bascom AVR telah merilis versi terbarunya, yaitu versi 2.0.7.8? Yah, versi ini dirilis pada 24 Desember 2014 dan memang dirilis sebelum Natal sebagai kado Natal dan tahun baru bagi pecinta Bascom AVR. Dan tebak apa fungsi unggulan didalam versi ini??? Multi dimension array dan juga support FT800. Hmmm….. feature yang sangat membantu sekali buat saya pribadi. Mungkin anda juga melakukan hal yang sama seperti saya untuk mengakali fungsi multi dimensi array dalam satu dimensi array. Hal yang mungkin dilakukan adalah dengan membuat jumlah array sebanyak hasil kali dimensi array yang diinginkan. Misal untuk pembuatan array berkapasitas byte  2 dimensi dengan jumlah array tiap dimensi misalnya 3. Maka saya akan mendeklarasikan array sebanyak 9; jadi dalam inisialisasi saya buat namaArray(9) as byte lalu bagaimana cara pemanggilannya di versi sebelumnya? ya untuk index array pertama, dimulai dari index 1-3 lalu berikutnya adalah 4-6 dan terakhir adalah 7-9. Namun saat ini, hal ini sudah tidak diperlukan lagi akal-akalan tadi. Cukup dengan menggunakan namaArray(3,3). Untuk detailnya bisa dilihat pada link ini

Feature lainnya adalah mensupport FT800. Taukah kalian apa ini? ini adalah driver chip untuk aplikasi HMI (Human Machine Interface), dimana chip ini mampu untuk menghandle graphic display, touch screen dan juga audio sekaligus. Chip ini buatan FTDI yang mungkin lebih dikenal sebagai IC pabrikan untuk USB to serial.

Jadi buat anda yang sudah memiliki license Bascom, buruan update… Buat yang belum punya dan tertarik untuk beli Bascom AVR, silahkan menghubungi Authorized reseller Bascom AVR Indonesia

Advertisements

Celoteh si Han Han


Sewaktu pulang kantor, Han Han bertanya

Han Han    : “Pa, tahu itu vitamin apa?” (maksudnya ada vitamin apa di tahu)

Aku berpikir sejenak, karna kalau dibilang “engga tau” pasti dijawabnya “papa harus tau dong”, maklum anakku agak kritis. Tapi sebelum dijawab ternyata Han Han bilang

Han Han    : “T. Kalau Jeruk itu vitamin J. Kalau pisang apa pa?”

Merasa sudah tau triknya, aku menjawab

Papa    : “P”

Han Han    : “BUKAN (dgn nada jengkel)!!! Kan B, Banana”

Papa    : Gubrak….!!!

ELSA RTC PC Sync


ELSA RTC PC Sync adalah slave clock dalam rupa software yang ditanamkan/diinstal pada sebuah PC/komputer. Sehingga pewaktuan pada komputer akan tersinkronisasi dengan sistem pewaktuan pada UTC satelit NAVSTAR. Hal ini bisa didapatkan dengan menyambungkan PC yang telah tersedia software ELSA RTC PC Sync dengan ELSA Master Clock ES-185A.

Berikut merupakan gambaran blok diagram untuk menjalankan system ini. Data pewaktuan (UTC) akan diterima oleh Master Clock ES-185A. Dari Master Clock ini, data berikutnya dikirimkan ke Slave Clock/Elsa RTC PC Sync, dan kalau diperlukan dapat ditambahkan Line Amplifier LA-101 untuk menguatkan/sebagai repeater sehingga jarak kabel data dapat lebih panjang lagi

Software ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:

  • Terdapat 3 option untuk setting waktu sinkronisasi dan dapat diatur manual
  • Ada dua buah tampilan jam analog: UTC dan juga Windows System Time
  • Kompatible dengan ELSA Master clock 185A dan juga ELSA Line Amplifier LA-101

Syarat terjadinya sinkronisasi adalah:

  • Apabila Tombol Sync Time di enable (tombol akan berwarna orange)
  • Data pewaktuan dari master clock (UTC time) = waktu yang telah disetting di Sync Time yang enable

Untuk demo software dapat dilihat di video berikut:

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi: http://www.nusaweb.com atau

PT Elektrindodaya Pakarnusa

Jl. Soekarno Hatta km 13,8

LIK (Lingkungan Industri Kecil) unit C8

Bandung – Indonesia

Telp: 022-7801536

ELSA Line Amplifier LA-101


ELSA Line Amplifier LA-101 adalah penguat/repeater untuk komunikasi RS485 yang berguna untuk memperpanjang kabel data dari ELSA Master Clock ES-185A ke ELSA Slave Clock.

Line Amplifier ini memiliki 1 buah input data dan 16 buah output. Line Amplifier ini telah dipersiapkan juga untuk proteksi petir didalamnya di tiap channel (input dan juga output). Dengan adanya Line Amplifier LA-101, maka komunikasi data dari Master Clock ES-185A ke Slave clock dapat diperpanjang kembali hingga 1,2km dengan menggunakan kabel data twisted pair (shielded) 26 AWG dan beresistansi 120 Ohm.

Berikut videonya:

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi: http://www.nusaweb.com atau

PT Elektrindodaya Pakarnusa

Jl. Soekarno Hatta km 13,8

LIK (Lingkungan Industri Kecil) unit C8

Bandung – Indonesia

Telp: 022-7801536

ELSA Slave Clock


ELSA Slave Clock adalah system pewaktuan yang memiliki banyak variant untuk ukuran displaynya. ELSA Slave clock dapat beroperasi sendiri dan juga disinkronisasi dengan menggunakan ELSA Master Clock ES-185A. Apabila Slave clock dikomunikasikan dengan master clock melalui komunikasi RS485, maka indikator lock pada Slave clock akan menyala. Dan pewaktuan akan selalu update. Apabila komunikasi RS485 ini mengalami kendala, Slave clock memiliki internal RTC yang akan selalu berjalan walaupun power tidak ada (tentu saja tampilan digit akan mati, tapi system clock akan terus berjalan).

Beberapa variasi yang dimiliki beserta ukuran display yang tersedia adalah:

  • ES-102B dengan ukuran display 7 segment: 2.3″
  • ES-105B dengan ukuran display 7 segment: 5″
  • ELSA RTC PC Sync adalah slave clock dalam bentuk software yang diinstal pada PC/komputer

ELSA Slave clock ini telah mengalami beberapa revisi untuk mendapatkan kinerja yang semakin baik, diantaranya adalah system proteksi untuk kilat, kemudahan untuk setting pewaktuan dan juga system daisy chain. Dengan adanya system daisy chain ini, penggunaan kabel data bisa lebih sedikit dan efisien. Hal ini bisa terjadi karena kabel yang diperlukan tidak harus berasal dari Line Amplifier LA-101, tetapi bisa juga didapatkan dari Slave clock terdekat dengan cara memasangkan kabel data RS485 pada port yang tersedia disebelahnya. Berikut sebagai gambaran system ini:

Versi sebelumnya:


Versi terbaru dengan system daisy chain:

 

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi: http://www.nusaweb.com atau

PT Elektrindodaya Pakarnusa

Jl. Soekarno Hatta km 13,8

LIK (Lingkungan Industri Kecil) unit C8

Bandung – Indonesia

Telp: 022-7801536

ELSA Master Clock ES-185A


Pewaktuan sangat diperlukan oleh kita semua, khususnya bagi mereka yang membutuhkan system pewaktuan yang sama di beberapa tempat yang berbeda sekaligus. Seperti pada bandara-bandara misalnya, mereka memerlukan pewaktuan yang sama agar keberangkatan dan ketibaan pesawat dapat terskedul dengan benar. Contoh lain adalah stasiun kereta api yang juga memerlukan pewaktuan yang sama di beberapa stasiun yang berbeda agar kereta dapat terskedul dengan benar. Untuk itu, ELSA Master Clock ES-185A diciptakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

ELSA Master Clock ES-185A memiliki spesifikasi sbb:

  • Accuracy: < 0.1s per 24 hour *)
  • Self setting *)
  • Time Data Output: ASCII code, IRIG B (AFNOR NFS 87500)
  • Time Signal: RS 485
  • One pulse per second output
  • Six digit display (hh/mm/ss)
  • Out door antenna; cable included
  • GPS lock indicator
  • Battery back up (optional)
  • Power supply: DC 12v 1A; AC 220v 0.1A
  • Operating temperature: 20-50 deg C
  • Rack mount construction: 19″ 2U

*) ES-185A menggunakan GPS yang menerima data UTC time dari satelit NAVSTAR. Oleh karena itu ES-185A akan selalu sama dengan UTC. Akurasi 0.1s per 24 jam adalah saat kondisi free running tanpa GPS. Oleh karena itu ES-185A memiliki self setting

Tampilan waktu menggunakan 6 digit 7 segment. Tampilan ini dapat disetting sesuai kebutuhan untuk menampilkan pewaktuan dari UTC-11 sampai UTC+12. Hal ini dapat dilakukan dengan mudah dengan merubah konfigurasi DIP switch; sesuaikan dengan UTC yang diinginkan pada tabel yang tertera dan lakukan perubahan DIP switch sesuai data pada tabel.

Sinkronisasi dengan GPS akan dilakukan setiap menit ke 30 dan detik ke 10. Selanjutnya hasil sinkronisasi ini akan di masukkan kedalam internal RTC (Real Time Clock), sehingga apabila GPS mati, pewaktuan akan tetap sama (dengan catatan pewaktuan tidak disetting ulang secara manual). Pada saat GPS terpasang dan indikator GPS lock menyala, tombol setting untuk pewaktuan akan didisable secara otomatis, sehingga perubahan waktu hanya bisa terjadi oleh data GPS.

ELSA Master clock ES-185A ini memiliki output 1 PPS (Pulse Per Second) yag dapat digunakan untuk mensinkronisasi mesin absensi. Selain itu, tersedia juga output RS485 untuk mensinkronisasi ELSA Slave Clock dan juga ELSA RTC PC Sync. Apabila jarak yang diperlukan antara ES-185A dengan Slave clock/RTC PC Sync > 1,2km maka dapat ditambahkan ELSA Line Amplifier LA-101

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi: http://www.nusaweb.com atau

PT Elektrindodaya Pakarnusa

Jl. Soekarno Hatta km 13,8

LIK (Lingkungan Industri Kecil) unit C8

Bandung – Indonesia

Telp: 022-7801536

Differential pair routing


Tentu tau dong komunikasi RS485? nah di komunikasi ini ada 2 jalur untuk saling bertukar data melalui differential logic. Saat salah satu jalur berlogic “1” maka jalur satunya akan “0” dan sebaliknya. Nah kalau kita lihat pada datasheetnya, maka sudah pasti ada rekomendasi kabel yg digunakan yaitu twisted pair cable (kabel yg saling membelit seperti kabel UTP).

Nah di Altium, jalur yg kita akan pakai untuk mengalirkan data differential ini bisa dibentuk dengan fungsi yg sudah disiapkan oleh Altium: Differential pair routing. Bagaimanakah caranya??? berikut tutorial videonya yang dibuat oleh Robert Feranec

Membuat 3D model di Altium


Taukah kalian bahwa Altium Designer mampu membuat 3D model dari PCB yg kita rancang, termasuk dengan komponen yg terasembli di PCB??? Software yg powerfull ini memang bikin hidup engineer lebih menyenangkan wekekeke :DBayangkan, dalam sebuah kantor bisa saja terdiri dari tim mekanik dan juga elektronik, contohnya seperti di kantor saya. Nah dengan software ini, kami para engineer dengan mudah bertukar file 3D antar divisi (elektronik ke Mekanik atau sebaliknya juga bisa). File 3D yg biasa saya gunakan untuk barter design adalah STP file. Contohnya saat saya memiliki design PCB dan saya ingin membuat sebuah casing, maka saya serahkan file 3D STP saya (include dgn komponen yg terasembli dan juga lubang spaicer yg saya gunakan) maka nantinya team mekanik akan dengan mudah merancang casing yg sesuai dengan dimensi yg saya perlukan tanpa kawatir terjadi salah ukuran.

Sebaliknya saat tim mekanik memiliki design dan engineer elektricalnya yg harus mengikuti dimensi dari tim mekanik, maka hal itu juga mampu. Tetapi biasanya option pertama yg lebih sering dipakai.

Ada 2 option dalam penggunaan 3D file ini. Yang pertama adalah stand alone (saya lupa istilah di settingnya, nanti saya revisi lagi artikel ini), artinya setelah file 3D di masukkan didalam Altium,maka apapun yg terjadi pada file tidak akan merubah design yg sudah di upload di Altium. Yg kedua adalah link (yg ini juga lupa istilah aslinya, hehehe). Nah ini sangat berfungsi saat design masih dalam taraf prototype, sehingga saat ada update file, maka design yg sudah di upload di Altium akan memberikan konfirmasi bahwa file terupdate dan saat kita klik OK maka design akan direvisi dgn yg baru

Untuk tutorial membuat 3D di Altium, bisa lihat video berikut dari Robert Feranec

Publikasi mengenai Bascom AVR di MCS Electronics


Setelah memohon untuk di list dalam web MCS Electronics mengenai publikasi Bascom AVR, akhirnya muncul juga blog saya disana. Mungkin perlu minta direvisi karna tertulis sebagai blog dengan bahasa Malay, seharusnya kan Indonesia 😀 cekidot di web link MCS Electronics

Bersinar – cipt: Herry Andrianto


[audio https://dl.dropboxusercontent.com/u/59975916/FreshJuice/Bersinar-Cipt%20Herry%20Andrianto.mp3|titles=Bersinar by Herry Andrianto|loop=yes|animation=no]

BERSINAR
————-
1 = E (by Herry Andrianto)

Reff:
BERSINAR KASIH YESUSKU
MEMANCAR SLALU DARI HATIKU
SUKACITA TERCURAH DALAM HIDUPKU
OLEH ROH KUDUS
KINI IMANKU MENJADI BARU

Bait 1:
SAAT HATIKU GELISAH
HIDUP PUN PENUH MASALAH
TAKKAN PERNAH KUMENYERAH ATAU KALAH
MAKA KUUNDANG ROH ALLAH
PENOLONG HATI YANG LEMAH
MASA DEPAN KU PUN CERAH…KEMBALIIII….
YE..YE..YE..YE
(back to Reff)

Bait 2:
KALAU HATIMU TERTEKAN
SUSAH TIDUR SUSAH MAKAN
JANGAN LEPAS IMAN DAN PUTUS HARAPAN
MINTALAH PADA ROH TUHAN
PENGHIBUR YANG MENGUATKAN
DAN SAMBUTLAH MASA DEPAN…KEMBALIII…
YE..YE..YE..YE
(back to Reff)

Watch “Bersinar – cipt: Herry Andrianto” onYouTube – https://www.youtube.com/watch?v=xatGU3jnsUI&feature=youtube_gdata_player